Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI) merupakan satu output monumental yang dicapai oleh akademisi termasuk mahasiswa. Program Studi Teknologi Radiologi Pencitraan (TRP) D4 Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) pada tahun akademik ini telah menambah koleksi HaKI dari mahasiswa dengan jumlah yang meningkat pesat dibandingkan tahun sebelumnya.
Sejumlah empat mahasiswa berhasil menerbitkan sertifikat HaKI berupa luaran poster. Adapun mahasiswa yang berhasil mendapatkan sertifikat HaKI adalah Bagus Aji Pangestu dosen pembimbing Hernastiti Sedya Utami, M.Tr.Kes dengan poster berjudul “Teknik Pemeriksaan CT Scan Kepala dengan Diagnosa Stroke Hemoragik (SH)”; Almira Dea Fattarizka dosen pembimbing Hernastiti Sedya Utami, M.Tr.Kes dengan poster berjudul “Peran Penting Penggunaan Citra VRT/3D pada Pemeriksaan MSCT-Scan Kepala Non Kontras dengan Indikasi Cedera Kepala Ringan (CKR)”; Umi Rahmayanti L.S dosen pembimbing Hernastiti Sedya Utami, M.Tr.Kes dengan poster berjudul “Teknik Pemeriksaan Radiografi Knee Joint pada Kasus Osteoartritis di Instalasi Radiologi RSU Muhammadiyah Siti Aminah Bumiayu” dan Chindi Febriana dosen pembimbing Fani Susanto, M.Tr.Kes dengan poster berjudul “Teknik Pemeriksaan CT-Scan Kepala dengan Kasus Stroke Hemorrhagic (SH)”.
Umi Rahmayanti, L.S salah satu mahasiswa yang berhasil mendapatkan sertifikat HaKI mengungkapkan pencapaiannya ini sebagai satu pretasi yang patut dibanggakan.
“HaKI ini menjadi prestasi tersendiri bagi saya dan patut dibanggakan. Saya ucapkan terimakasih kepada Bu Titis selaku dosen pembimbing saya yang telah bekerja keras membimbing sehingga HaKI ini bisa terbit.” ungkapnya.
Sementara itu dosen pembimbing sekaligus divisi kemahasiswaan program studi TRP D4 Hernastiti Sedya Utami, M.Tr.Kes menjelaskan pentingnya luara HaKI bagi mahasiswa.
“HaKI menjadi satu bagian penting dalam hal luaran mahasiswa. Selain sangat diperhitungkan ketika akreditasi nanti, dengan adanya HaKI menjadi bukti bahwa peran kolaborasi dosen-mahasiswa patut dijunjung tinggi untuk produktivitas luaran pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) bagi program studi.” jelasnya.(fs)

